EnterpeneurshipUKM

Hal yang Harus Dipersiapkan UKM Dalam Memasuki Era Revolusi Industri 4.0

Indopreneur.id  –  Revolusi Industri 4.0 merupakan era baru dalam dunia wirausaha atau entrepreneur di Indonesia. Munculnya revolusi industri 4.0 ini tentu harus kita jadikan sebagai peluang emas untuk berwirausaha. Pada era ini, siapa saja dapat dengan mudah menjadi seorang pengusaha.

Era baru dalam dunia Industri ini sangat berikatan erat dengan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). di Indonesia saat ini program UKM sedang gencar-gencarnya digalakan oleh pemerintah. Banyak program yang memfasilitasi masyarakat agar berpola pikir wirausaha.

Tidak hanya itu, program-program UKM yang dibuat pemerintah ini bertujuan untuk masyarakat yang mampu bersaing dengan global. Sehingga tidak heran jika saat ini banyak sekali wirausaha baru yang tentu mempersengit persaingan dalam dunia UKM.

Lalu bagaimana para pelaku Usaha Kecil Menengah dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0? Kita tentu sudah mengetahui bahwa era baru dalam industri ini muncul dalam pembaharuan di berbagai bidang dengan kemajuan teknologi sebagai penggerak utamanya.

Banyak yang diuntungkan dengan adanya revolusi industri 4.0 ini, para pelaku usaha dapat dengan mudah mengintegrasikan berbagai kegiatan usaha dengan memanfaatkan fasilitas teknologi. Tapi tantangan terbesarnya adalah kemampuan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan revolusi industri 4.0.

Para pelaku UKM kini sudah banyak yang Go-Digital. Namun, tidak sedikit pula pelaku UKM yang masih bersifat offline. Alasannya karena keterbatasan dalam pemahaman. Dalam hal ini peran pemerintah sangat penting guna pemerataan pemahaman teknologi di masyarakat.

Baca juga:   Cara Meningkatkan Sales Performance dengan Teknik Perceived Value

Masa Depan UKM Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0

Ketika berbicara tentang masa depan, semua orang pasti menginginkan masa depan yang lebih baik. Bagaimana dengan para pelaku UKM? sudah jelas jika kedepannya ingin mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

Sesuai dengan tujuannya, UKM diciptakan untuk membuka peluang usaha baru yang diharapkan terciptanya lapangan pekerjaan. Kita ambil contoh, jika dalam satu kampung terdapat 10 UKM kemungkinan yang bisa bekerja hingga 100 orang.

Usaha Kecil Menengah tentu bisa menjadi pendobrak perubahan dalam industri di Tanah Air. Dari tahun ke tahun UKM di Indonesia mengalami peningkatan. Hasilnya peningkatan ini memberikan energi baru baik kepada pemerintah ataupun masyarakat dalam persaingan pasar global.

Pengaruh Teknologi yang menjadi dasar dalam revolusi industri 4.0 ini menjadikan para pelaku usaha kecil menengah wajib memahami kemajuan teknologi. Jika sudah sesuai yang di harapkan, bukan tidak mungkin sepuluh tahun kedepan perekonomian Indonesia mampu menjadi TOP 10 Dunia.

Dalam menghadapi industri 4.0 para pelaku UKM harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar tidak tertinggal. Palaku UKM diharuskan memahami teknologi setidaknya untuk mempertahankan usahanya, jika tidak mampu bersing, kemungkinan gukung tikar sangat besar.

Baca juga:   Kekurangan Modal untuk Berbisnis? Ini 5 Cara untuk Dapatkan Modal Usaha dengan Mudah

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Para Pelaku UKM Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Demi merealisasikan ambisi pemerintah untuk menjadi top 10 ekonomi global pada tahun 2030, setidaknya kita harus memerhatikan beberapahal berikut ini.

Untuk Menguasai Revolusi Industri 4.0, Pelaku UKM Harus Memiliki Literasi Digital yang Tinggi

Lagi-lagi yang menjadi tantangan masyarakat Indonesia dalam menaklukan era ini adalah harus disertai dengan literasi digital yang tinggi. Memahami teknologi hukumnya bukan lagi Sunnah tetapi sudah menjadi wajib.

Memahami teknologi merupakan modal utama dalam bersaing dengan dunia digital. Jika sudah memahami teknologi, pelaku usaha dapat dengan percaya diri bersaing dengan global. Tidak bisa dihindari saat ini kita sudah beralih ke era digital seperti hanya dengan bermodal internet Anda sudah bisa berbisnis.

Mau Tidak Mau , Siap Tidak Siap, Pelaku UKM Harus Beradaptasi dengan Digital

kita sering mengenal istilah “yang sulit bukan tentang memulai tetapi bagaimana cara bertahan”. Pernyataan ini sangat tepat dalam menghadapi revolusi industri 4.0 ini. Di sini hanya ada pilihan Anda harus bisa bersaing dengan memanfaatkan teknologi.

Kuncinya kembali lagi bagaimana strategi kita dalam berbisnis dengan memanfaatkan teknologi. Bahkan segala sektor pun akan beralih ke era digital seperti bisnis kuliner, fesyen dan lain-lain. Salah satunya adalah dengan cara pemberdayaan pelaku ukm menuju e-comerce.

Strategi dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 adalah bagaimana cara kita dalam memahami teknologi. Kita diharuskan untuk memahami dan beradaptasi karena dasar dalam persaingan era ini adalah pemahaman teknologi.

Baca juga:   Tak Lagi Rumit, Kini Buka Usaha Cukup Pakai Nomor Izin Berusaha (NIB)

Jika pemahaman teknologi sudah merata, kita dapat dengan mudah dan percaya diri dalam bersaing dengan global. Selain itu kita dapat membantu pemerintah dalam merealisasikan menjadi top 10 perekonomian global pada 2030.

Kualitas Produk Harus Ditingkatkan Agar Mampu Bersaing

Pelaku UKM harus berpikir kreatif dan dinamis dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Produk sangat berperan penting dalam kelangsungan bisnis Anda. Banyak pelaku usaha yang gagal dalam menjalankan bisnis karena produknya tidak laku.

Biasanya produk yang tidak laku disebabkan karena produk yang dijual tidak menarik dan tidak sesuai permintaan pasar. Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus mampu memahami keinginan pasar. Buatlah produk dan strategi penjualan yang memikat hati konsumen.

Apapun jenis bisnisnya, ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas produk seperti menentukan KPI (Key Performance Indicator) tujuannya agar Anda bekerja lebih keras lagi dan memiliki target. Selain itu Anda juga harus membuat review product kepada para pembeli untuk evaluasi.

Leave a Reply

Follow & Support Us!!

Indopreneur.id menyajikan informasi dan berita terbaru entrepeneurship, startup, UKM, marketing, finansial, dll.